Latar Belakang aaa
Program Studi Informatika Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa Denpasar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning / PBL) secara menyeluruh mulai semester ganjil tahun akademik 2026/2027.
Model pembelajaran ini menempatkan mahasiswa sebagai pelaku utama yang aktif dalam menyelesaikan permasalahan nyata, baik secara mandiri maupun dalam kelompok. Dosen berperan sebagai fasilitator yang membimbing proses eksplorasi, perancangan, pengembangan, hingga presentasi hasil karya.
Tujuan dan Manfaat
Implementasi PBL bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu secara langsung di dunia kerja. Beberapa manfaat utama yang diharapkan antara lain:
Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
Membangun keterampilan komunikasi dan kerja tim yang solid
Mendorong kreativitas dalam merancang solusi teknologi
Mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan industri 4.0
Memperkuat portofolio akademik dan profesional mahasiswa
Ketua Program Studi Informatika, dalam sambutannya saat peluncuran program ini, menekankan bahwa perubahan kurikulum berbasis proyek merupakan respons langsung terhadap kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang pesat, khususnya di ekosistem digital Bali dan Indonesia.
Mata Kuliah yang Terlibat
Pada tahap pertama, PBL diterapkan di sejumlah mata kuliah inti yang relevan, di antaranya Rekayasa Perangkat Lunak, Basis Data Lanjutan, Pemrograman Web, serta Proyek Capstone. Setiap proyek dirancang memiliki output nyata berupa aplikasi, sistem, atau purwarupa yang dapat didemonstrasikan kepada pemangku kepentingan.
Tim pengajar juga mendapatkan pelatihan khusus dari Pusat Pengembangan Pembelajaran (P3) UHN untuk memastikan konsistensi penerapan metode ini di seluruh program studi.
Tanggapan Mahasiswa
Berbagai tanggapan positif muncul dari kalangan mahasiswa. Salah satu mahasiswa semester lima mengungkapkan bahwa metode ini jauh lebih memotivasi dibandingkan pembelajaran konvensional berbasis ceramah, karena mereka langsung merasakan dampak nyata dari setiap kode yang mereka tulis.
Tim pertama yang menyelesaikan proyek semester ini berhasil membangun sistem manajemen absensi berbasis QR Code yang kini sedang dalam proses uji coba di beberapa kelas pilot. Proyek tersebut mendapat apresiasi tinggi dari dosen pembimbing dan perwakilan industri yang diundang sebagai juri eksternal.
Rencana ke Depan
Program Studi Informatika berencana memperluas cakupan PBL ke seluruh semester pada tahun akademik berikutnya. Selain itu, kemitraan dengan industri teknologi lokal dan nasional akan terus diperkuat agar topik proyek yang dikerjakan mahasiswa semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang sesungguhnya.
Informasi lebih lanjut mengenai program PBL dan portofolio proyek mahasiswa dapat diperoleh melalui kantor Program Studi atau website resmi Program Studi Informatika UHN.

